Carne y Arena Film Berteknologi VR Pertama yang Meraih Piala Oscar – Teknologi VR (Virtual Reality) merupaan teknologi terbaru melebihi teknologi CGI yang lebih melibatkan visual dan perasaan penonton.

Teknologi VR ini pertama kalinya di gunakan untuk sebuah film yang berjudul CARNE y ARENA. film ini di buat oleh seorang penulis naskah sekaligus produser film yang bernama Alejandro Iñárritu.

Iñárritu berhasil menciptakan film berteknologi VR ini untuk pertama kalinya. dia juga berhasil meraih penghargaan Piala Oscar pertamanya untuk jenis film VR pertama yang pernah di ciptakannya.

Carne y Arena Film Berteknologi VR Pertama yang Meraih Piala Oscar
Carne y Arena Film Berteknologi VR Pertama yang Meraih Piala Oscar

Film CARNE y ARENA ini berceritakan tentang keadaan para pengungsi dan imigran. dengan menggunakan teknologi VR yang berdurasi 6 menit ini penonton pasti akan dapat merasakan bagaimana keadaan para pengungsi dan imigran tersebut.

Menurut John Bailey, Film CARNE y ARENA merupakan film buatan VR pertama yang sangat bagus. dia juga menyebutkan bahwa film buatan Iñárritu ini sangat terasa oleh para penonton. mereka dapat merasakan bagaimana rasanya para pengungsi dan imigran yang berjalan melewati gurun di malam hari.

Baca Juga : 4 Film Buatan Indonesia Berteknologi CGI ini Tidak Laku di Bioskop Lokal

Saat ini film CARNE y ARENA sedang di pamerkan di Museum of art, Los angeles. setelah di pamerkan di Museum of art, Los angeles. film tersebut akan di pamerkan kembali di beberapa museum di seluruh dunia.

Pada tanggal 11 november mendatang, penghargaan piala oscar untuk film berteknologi VR ini akan diberikan pada saat acara Governors Award di Ray Dolby Ballroom. Alejandro Iñárritu pun akan meraih penghargaan pertamanya untuk jenis film VR pertama di dunia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here