Manfaat dan Efek Samping Imunisasi DPT Bagi Anak

0
95
Manfaat dan Efek Samping Imunisasi DPT Bagi Anak
Manfaat dan Efek Samping Imunisasi DPT Bagi Anak

Manfaat dan Efek Samping Imunisasi DPT Bagi Anak – Imunisasi DPT adalah vaksinasi yang wajib diberikan kepada anak sejak usia 2 bulan hingga 5 tahun. Imunisasi DPT bertujuan untuk mencegah terinfeksinya penyakit menular Difteri, Pertusis dan Tetanus. Ketiga penyakit tersebut sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian.

Sebelum mengetahui manfaat dan efek samping imunisasi DPT bagi anda, saya akan menjelaskan dulu mengenai efek samping yang disebabkan oleh penyakit difteri, pertusis dan tetanus.

Penyakit Difteri

Penyakit difteri adalah penyakit menular yang disebakan oleh bakteri yang menginfeksi selaput lendir pada hidung dan tenggorokan. Jika penyakit difteri tidak diobati maka penderita bisa mengalami kelumpuhan dan gagal jantung akibat kesulitan bernafas dan tidak bisa makan. Ciri-ciri penyakit ini yaitu adanya lapisan tebal pada tenggorokan yang berwarna abu-abu.

Penyakit Pertusis (Batuk Rejan)

Penyakit pertusis adalah penyakit menular yang dapat menyebabkan batuk yang parah akibat virus yang menginfeksi pada saluran pernafasan. Jika penyakit pertusis menyerang pada anak dibawah 1 tahun, kemungkinan anak tersebut akan mengalami kejang, adanya kerusakan pada otak, pneumonia dan yang paling berbahaya yaitu menyebabkan kematian.

Penyakit Tetanus

Penyakit tetanus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan dapat menyebabkan otot menjadi kaku, kejang-kejang dan mengalami kelumpuhan.


Baca Juga :


Manfaat dan Efek Samping Imunisasi DPT Bagi Anak

Manfaat dan Efek Samping Imunisasi DPT Bagi Anak
Manfaat dan Efek Samping Imunisasi DPT Bagi Anak

Setelah mengetahui penjelasan tentang penyakit DPT (Difteri, Pertusis dan Tetanus) selanjutnya saya akan membahas mengenai manfaat serta efek sampingya imunisasi DPT bagi anak.

Manfaat Imunisasi DPT Bagi Anak

Imunisasi DPT sangat bermanfaat bagi anak anda yang masih berusia 2 bulan. Imunisasi DPT dapat mencegah penyakit menular yang berbahaya seperti difteri, pertusis dan tetanus pada anak dikemudian hari.

Pemberian imunisasi DPT dapat diberikan sebanyak 5 kali, pemberian pertama diberikan pada anak yang berusia 2 bulan, pemberian kedua diberikan pada anak ketika usianya sudah 3 bulan, kemudian pemberian ketiga diberikan pada saat usianya 4 bulan, selanjutnya pemberian ke empat diberikan setelah anak anda berusia 8 bulan, lalu pemberian yang terakhir diberikan ketika usia anak anda sudah 5 tahun.

Setelah pemberian imunisasi DPT sebanyak 5 kali dari usia 2 bulan hingga usia 5 tahun, selanjutnya anda disarankan untuk melakukan lagi imunisasi difteri, pertusis dan tetanus setiap 10 tahun sekali. Imunisasi ini biasa disebut dengan nama Booster Tdap (tetanus, difteri dan pertusis).

Efek Samping Imunisasi DPT Bagi Anak

Efek samping yang disebabkan imunisasi DPT dapat terjadi pada hari pertama hingga tiga hari setelah imunisasi DPT. Pada umumnya efek samping imunisasi DPT tidak terlalu parah, namun jika terjadi beberapa efek samping yang tidak biasa pada anak anda sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin akan terjadi setelah vaksinasi DPT.

  • Imunisasi DPT dapat membuat anak anda terlihat lelah
  • Akibat suntikan kulit menjadi bengkak berwarna kemerahan dan terasa nyeri
  • Imunisasi DPT dapat menyebabkan demam ringan dan demam tinggi
  • Efek samping yang sangat jarang terjadi adalah kerusakan pada otak, kejang dan koma.

Jika anak anda mengalami demam ringan dan nyeri pada bagian yang disuntik, anda bisa memberikanya obat demam dan pereda nyeri seperti ibuprofen dan paracetamol. Tapi jika anak anda mengalami efek samping yang sangat jarang terjadi sebaiknya secepatnya dibawa kedokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.